Tim RB Kemenkumham Supervisi di Kanim Tanjung Perak

0
65
Tim RB Kemenkumham ketika melakukan supervisi di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, Kamis (28/3).

Suaramandiri .com (surabaya)  – Usai mengunjungi Lapas Kelas IIB Pasuruan, Tim Reformasi Birokrasi (RB) Kemenkumham RI melakukan supervisi di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Tanjung Perak, Kamis (28/3).

Dalam kesempatan itu, Tim RB Kemenkumham memberikan banyak masukan untuk tim pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanim Kelas I Tanjung Perak.

Kabag RB Biro Perencanaan Setjen Kemenkumham Sri Yusfini Yusuf dan Kabag PPL Ditjen Pemasyarakatan Itun Wardatul yang memimpin rombongan langsung melakukan inspeksi.

Ditemani Kasubag Penyusunan Program dan Pelaporan Kanwil Kemenkumham Jatim Ratno Suhartono serta Plh Kakanim Tanjung Perak Arief Hanafi yang juga menjabat Kasie Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.

Selain itu, Kasi Lantaskim Guntur S Hamonangan dan Kasubag TU Verico Sandi juga turut mendampingi.

Yusfini menyoroti alur layanan. Menurutnya, Kanim Tanjung Perak perlu melakukan perbaikan.

“Pengguna layanan harusnya tidak melewati pintu yang sama, pintu masuk dan keluar harusnya dibedakan,” tuturnya.

Arief mengungkapkan bahwa, tahun ini pihaknya siap melakukan perbaikan.

Karena tahun ini pihaknya sudah merencanakan melakukan renovasi kantor.

Namun, menurut Arief, renovasi masih menunggu ABT dari Dirjen Imigrasi.

Pihaknya pun telah melakukan langkah-langkah terkait pembangunan Zona Integritas menuju WBK.

“Kami sudah merencanakan perbaikan kantor, rencananya tahun ini sudah rampung semua,” terangnya.

Meski begitu, Kasubag TU Kanim Kelas I Tanjung Perak, Verico menambahkan bahwa salah satu kesulitan pihaknya adalah bangunan fisik gedung yang kurang representatif.

Termasuk adanya fasilitas lahan parkir.

“Kami memohon masukan dari Tim RB, agar kami bisa memenuhi dan meraih predikat WBK tahun ini,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Yusfini mengatakan bahwa kondisi tersebut tidak mempengaruhi penilaian WBK.

Usulan tetap jalan. Yang penting, lanjut Yusfini, setiap kegiatan harus dilakukan dengan transparan dan didokumentasikan dengan baik.

“Setelah didokumentasikan, kegiatan harus di-review dan di-evaluasi setiap hari,” terangnya.  ( Hery Setia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here