Tim APECSI Kunjungi KBS

0
141
Suaramandiri .com (Surabaya)  -Video viral dugaan pemukulan orang utan di Kebun Binatang Surabaya (KBS) beberapa waktu lalu membuat Team Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia (APECSI) yang terdiri dari :
Singky Soewadji
Amank Raga
Annie Widjaja
Daniel Soewadji
Syukur Aljafar (Padang)
Ercie Kandou (Jakarta)
Steve Koyle (Amerika)
mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Selama hampir 5 jam, tim tersebut mengelilingi KBS, dan observasi terhadap perilaku Orangutan Rizky dan Damai yang beberapa hari terakhir sempat viral karena beredar video terjadi penganiayaan oleh keeper (perawat) kedua Orangutan tersebut.
Pasca kunjungan team menyimpulkan bahwa mereka tidak menemukan tanda-tanda trauma akibat telah terjadi kekerasan sebelumnya pada ke dua Orangutan tersebut.
“Ke dua Orangutan tetap merespons dan berinteraksi dengan baik bila dipanggil dan diberi sesuatu,” ungkap Singky Soewadji, Jumat (28/06/2019).
Secara keseluruhan, Singky menyatakan bahwa management KBS sudah cukup baik, bahkan jauh lebih baik sekarang, yang dikuasai oleh Pemkot Surabaya dan di kelolah oleh BUMD, bila dibandingkan sebelumnya, saat masih dikelolah oleh Perkumpulan.
Namun ada beberapa caratan penting untuk pihak management :
1. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam KBS terlalu banyak.
2. Pengawasan terhadap pengunjung diseputaran kandang satwa masih sangat lemah, bahkan terkesan condong tidak ada.
3. Kebutuhan envoirment satwa masih butuh banyak perhatian.
4. Secara keseluruhan, satwa terlihat cukup pakan dan cukup kebersihan areal kandang peraga.
5. Kebutuhan nutrisi tampak tidak terkontrol dengan baik, tampak dari Orangutan yang rata-rata Obesitas, tetapi kebutuhan lain tampak terabaikan, seperti salah satu misal Gajah yang kurang mandi dan tidak optimal akan kebutuhannya untuk membersihkan badan dan bergerak bebas.
6. Satwa over populasi dan satwa single (tunggal) tidak memiliki pasangan perlu segera mendapat perhatian dan solusi segera.
7. Perlu secara berkala memberikan pelatihan dan pembekalan terhadap SDM (karyawan), khususnya yang berhubungan langsung dengan penanganan satwa, dan dari bidang Stud Book Keeper dan Management Konservasi masih terlihat sangat lemah. (pandu/fud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here