Prof Alikodra Ingatkan Jaksa Dalam Perkara Kristin Jangan Sembarangan Melepasliarkan Satwa

0
83
Selain Mengabdi Sebagai Guru Besar di IPB, Profesor Alikodra Juga Dikenal Sebagai Pakar Manajemen Margasatwa dan Konservasi Alam
Suaramandiri .com (Surabaya) – Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akbar Faisal pada terdakwa Lauw Djin Ai alias Kristin yang didakwa melanggar Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a dan huruf e UU RI Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya, dimana salah satu poin tuntutannya melepasliarkan barang bukti 441 ekor satwa dilindungi yang disita tersebut menuai kritikan dari para pegiat dan ahli konservasi.
Kali ini giliran Prof. Hadi Sukadi Alikodra, Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB (Institut Pertanian Bogor) yang angkat bicara. Alikodra, begitu panggilan akrabnya, meminta tuntutan JPU dalam perkara Kristin yang disidang di Pengadilan Negeri (PN) Jember untuk melepasliarkan barang bukti ratusan satwa dilindungi itu supaya dievaluasi sebaik-baiknya.
“Harus sesuai koridor hukum danĀ  peraturan perundang-undangan yang berlaku, jangan sembarangan. Selain itu ada aturan lagi di Kepala Balai Besar tentang tata cara pelepasliaran satwa. Kalau memang penangkaran CV Bintang Terang mau dilanjutkan yang menjadi top manajemen adalah Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) setempat,” terangnya, Jumat (22/03) melalui sambungan suara WhatsApp. (Yudha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here