Marak Perbaikan kapal di Dermaga Kalimas, Syahbandar Tanjung Perak tutup mata

0
36

Suaramandiri .com ( Surabaya) -Perbaikan kapal di Kalimas marak kembali,ternyata aktifitas kapal yang sandar diKalimas tidak semuanya memenuhiketentuan,sebagaimana Funsidan peruntukannya  dermaga adalah tempat kapal bersandar untuk melakukan kegiatan bongkar muat barang dari kapal kedarat maupun sebaliknya,salah satunya KM.Lestari Permai III ditengngarai sedang melakukan perbaikan dan perawatan kapal sejak beberapa bulan lalu.

Aktifitas ini sangat mengganggu kegiatan kapal lain yang hendak bongkar muat barang di Kali Mas,beberapa kapal harus antri berhari hari untuk bisa dapat posisi sandar pada dermaga.

Secara bersamaan sedang dilakukan perbaikan   dermaga sepanjang kira kira 200 meter  oleh PT.BIMA  anak perusahaan  PT.Pelindo III (Persero)  di antara pos tiga (III) dan pos Empat (IV), hal ini mengakibat  ruang dermaga  sandar kapal sangat terbatas.

Menurut suber di pelabuhan,mengatakan “Semestinya sandar kapal di Kali Mas  diatur secara  susun sirip,untuk mempermudah kapal kapal yang keluar masuk Kali Mas untuk  melakukan bongkar muat barang lancer, kemudian yang tidak kalah penting lagi adalah antisipasi  olah gerak kapal  bila mana ada musibah atau terjadi kebakaran maka dengan cepat dan mudah olah gerak kapal bisa dilakukan untuk menghindar atau Evakuasi” ungkapnya.

Namun hal itu belum sepenuhnya dilaksanakan,Terkadang masih ada kapal yang disandarkan dengan  susun berlapis  hingga tiga lapis akibatnya  kapal yang sudah dapat ijin sandar  masuk kalimas tidak bisa masuk karena  adanya  kapal ber-tender  disana. Demikian pula sebaliknya kapal yang sudah  Cleren siap berangkat  tidak bisa keluar. Yang banyak korban ya kita ini pemilik KLM (kapal kayu),apa lagi Kalimas ini tergantung pasang surut Tuturnya ke wartawan Media ini kamis (22/8).

Pihaknya berharap Syahbandar Utama Tanjung Perak Surabaya jangan tutup mata,karena  sesuai UU No. 17 thn 2008 kewenangan penertiban dan penegakan hukum ada pada tupoksi Kesyahbandaran. Pelanggaran danKesemrautan ini harusnya ditertibkan dan yang melanggar di kenakan sanksi,jangan tunggu terjadi musibah baru buka mata.

Sehubungan  dengan aktifitas  perbaikan dan perawatan kapal yang terjadi  di Dermaga Kali Mas,Dwi Budi Sutrisno Kepala Syahbandar utama Tanjung Perak ketika akan di konfirmasi kamis (22/8) tidak berada di tempat,demikian halnya dengan Kepala Bidang P3 (Pengawasan Patroli dan Penyidikan tidak berada di tempat,bapak sedang mengikuti diklat di Jakarta sampai minggu depan ungkap salah satu stafnya.

Menurut sumber lain di Kalimas “masih banyak kegiatan kapal lain yang melakukan perbaikan dan perawatan di kali mas hingga berbulan bulan,dan kalau di biarkan jumlahnya akan lebih banyak maka bisa di pastikan tingkatkesemrautan akan bertambah serta resiko nya juga semakin besar” Ujarnya. (Sar/Fud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here