Konservasi Penyu dari Daihatsu untuk Indonesia

0
47

Jakarta  (suaramandiri.com) – Daihatsu kembali membuktikan komitmen tanggung jawab sosialnya melalui salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) pada pilar Hijau Bersama Daihatsu.

Daihatsu bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu terus melakukan
pelestarian di bidang keanekaragaman hayati, khususnya “Penyu Untuk Indonesia” dan
meresmikan Pusat Sanctuary Penyu pada 30 Juni 2019, bertempat di Pulau Pramuka.

Turut hadir pada peresmian ini, Mintarjo selaku Direktur Perbenihan Tanaman Hutan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan
Seribu, Badiah; dan perwakilan manajemen PT Astra Daihatsu Motor, Kirana Belly selaku
Head of CSR Department. Peresmian area ini ditandai dengan pelepasan sebanyak 50 tukik
ke laut dari bibir pantai oleh seluruh tamu undangan.

Pusat Konservasi Penyu ini selain dibangun dengan tujuan sebagai tempat penetasan telur
penyu serta pelepasan tukik ke laut, juga digunakan sebagai tempat untuk beristirahat bagi
penyu yang membutuhkan perhatian atau perawatan khusus.

Kerjasama Daihatsu dengan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu telah berlangsung sejak
tahun 2014, didukung dengan pemberian beragam fasilitas operasional dan juga melibatkan
klub mobil Daihatsu. Bagi para pengunjung yang datang ke konservasi ini dapat

memperoleh edukasi untuk menjaga penyu sebagai salah satu satwa yang dilindungi.
Karena, selain sebagai binatang purba, dari tujuh spesies penyu yang ada di dunia, enam di
antaranya terdapat di Indonesia.

Sebagai tambahan informasi, pada program Penyu Untuk Indonesia, Daihatsu membina
empat konservasi yang terletak di Pulau Pramuka; Batu Hiu – Pangandaran; Perancak – Bali;
dan Pasir Jambak – Padang. Kepedulian Daihatsu terhadap penyu juga telah dideklarasikan
pada Our Ocean Conference 2018 lalu dan didukung oleh Kementerian Kelautan dan
Perikanan Republik Indonesia.(mei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here