Kisah Tiga Anak Indonesia Berprestasi di Laga Basketball Without Borders Asia 2019

0
40

Suaramandiri .com (Tokyo)   Rasa bangga dan syukur menjadi dua hal utama yang dirasakan tiga anak Indonesia yang bertolak ke Tokyo, Jepang untuk berperan serta di laga Basketball Without Borders (BWB) Asia kesebelas pada 14-17 Agustus lalu.

Dihadiri sejumlah pemain aktif dan non-aktif serta pelatih National Basketball Association (NBA), 64 anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan terbaik dari 18 negara dan wilayah mengikuti serangkaian kegiatan, baik di dalam maupun luar lapangan, termasuk efisiensi gerakan, pengembangan, keterampilan, lomba keterampilan dan menembak, pertandingan 5 lawan 5, serta seminar tentang keterampilan hidup. Selain itu, alumni BWB global 2016, Rui Hachimura (Washington Wizards) yang terpilih pada seleksi pemain NBA (NBA Draft) tahun ini turut hadir memberikan semangat kepada anak-anak.

Jesslyn Angelique Aritonang (klub basket Indonesia Muda Pusat) mengaku selama program BWB Asia, para peserta dilatih layaknya seorang pemain NBA dan Women’s National Basketball Association (WNBA), pelatihan yang diberikan pun sangat detil, dari teknik bertahan (defense) hingga menyerang (offense). “Saya sangat bersyukur bisa mengikuti BWB Asia 2019 karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini. Program ini pun membuka mata saya bahwa basket bukan sebatas bidang olahraga, namun juga kesempatan untuk menjalin relasi dengan sesama,” ucap peserta asal DKI Jakarta yang akrab dipanggil Angie ini.

Perasaan senang yang sama pun dirasakan Amelia Ryan Ayu Ardhany, belia asal Jawa Timur yang aktif bermain di klub basket Golden Dragon Malang. Amelia mengaku mendapatkan pengalaman unik karena selama BWB Asia ia ditempatkan pada posisi small forward (SF atau 3) dan power forward (PF atau 4), berbeda dari kebiasaannya. “Senang sekali dapat dilatih langsung oleh pelatih-pelatih NBA dan bisa bertemu Rui Hachimura. Semoga kedepannya NBA dapat mengadakan kegiatan serupa di Asia terutama Indonesia, agar anak-anak lain pun bisa merasakan bagaimana rasanya dilatih oleh pelatih NBA serta bermain dengan anak-anak dari negara lain”.

Sementara itu, pada hari keempat BWB Asia 2019, berlangsung pertandingan playoff dan pertandingan kejuaraan, kontes tiga angka (three-point contest), dan pertandingan All-Star. Selama program berlangsung, Hendrick Xavi Yonga (DKI Jakarta/klub basket Victoria) tampil menonjol terbukti dengan terpilihnya ia sebagai anggota tim Barat (West) dalam pertandingan All-Star.

Berikut list pemain All-Star selama BWB Asia 2019:

Tim All-Star Perempuan:

  1. Timur (East)

Aika Hirashita (Jepang/no. 6), Georgia Woolley (Australia/no. 13), Jayzelee Waihi (Selandia Baru/no. 10), Jazzmyne Kailahi-Fulu (Selandia Baru/no. 23), Jiyeong Moon (Korea Selatan/no. 22), Ruby-Belle Macdonald (Australia/no. 16), dan Siya Deodhar (India/no. 1)

  1. Barat (West)

Emilia Shearer (Selandia Baru/no. 7), Emily Sewell (Australia/no. 21), Florence Jil Talas (Filipina/no. 2), Harsimran Kaur (India/no. 8), Isabelle Morgan (Australia/no. 11), Maho Hayashi (Jepang/no. 5), Miyu Ogita (Jepang/no. 9)

Tim All-Star Laki-Laki:

  1. Timur (East)

Atsuya Ogawa (Jepang/no. 40), Amaan Sandhu (India/no. 77), Alexander Frederick Zanbaka (Libanon/no. 60), Clifton Bush III (Selandia Baru/no. 53), Daniel Rogers (Australia/no. 75), Harold Alarcon (Filipina/no. 42), Kyutae Lee (Korea Selatan/no. 68), Mustafa Rashed (Bahrain/no. 33)

  1. Barat (West)

Enkhiin-Od “Michael” Sharavjamts (Mongolia/no. 46),  Haomiao Sun (Cina/no. 55), Hendrick Xavi Yonga (Indonesia/no. 34), Joshua Rafael Lazaro (Filipina/no. 48), Jun Seok Yeo (Korea Selatan/no. 67), Kaine Roberts (Jepang/no. 41), Lewis Rowe (Australia/no. 76), Patrick Ryan (Australia/no. 49).

Berikut list pemenang dari pertandingan kejuaraan, three-point contest, All-Star, maupun Most Valuable Player (MVP) yang terpilih:

  • Pemain gigih (Grit Award) laki-laki: Kaine Roberts (Jepang/no. 41)

  • Pemain gigih (Grit Award) perempuan: Emilia Shearer (Selandia Baru/no. 7)

  • Pemenang kontes tiga angka (3-point) laki-laki: Mustafa Rashed (Bahrain/no. 33)

  • Pemenang kontes tiga angka (3-point) perempuan: Miyu Ogita (Jepang/no. 9)

  • Pemain terbaik (MVP) pertandingan All-Star laki-laki: Harold Alarcon (Filipina/no. 42)

  • Pemain terbaik (MVP) pertandingan All-Star perempuan: Maho Hayashi (Jepang/no. 5)

  • Pemain terbaik (MVP) laki-laki: Jun Seok Yeo (Korea Selatan/no. 67)

  • Pemain terbaik (MVP) perempuan: Georgia Woolley (Australia/no. 13)

Berkesempatan untuk membawa nama bangsa ke lapangan Basketball Without Borders Asia pada 17 Agustus, Angie dan Hendrick mengartikan Hari Kemerdekaan sebagai pengingat bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil terbaik. Sementara itu, Amelia memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan dan kesempatan untuk bertindak yang diikuti tanggung jawab untuk menjaga serta menghargai kemerdekaan orang lain. (fud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here