Kemungkinan Dimakan Tikus, Barang Bukti Satwa CV Bintang Terang Mati 3 Ekor Lagi

0
148
Penangkaran satwa dilindungi CV Bintang Terang yang berlokasi di Bangsalsari Jember ketika dikunjungi mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno (memakai kemeja batik) 18 Maret 2019

Suaramandiri.com (Jember)– Barang Bukti 441 ekor satwa dilindungi yang disita dari CV Bintang Terang Jember dikabarkan mati lagi. Hal ini disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akbar Wicaksana ketika ditemui di kantornya, Rabu (10/04).

“Burung ada yang mati 3 ekor, tetapi juga ada penambahan. Total jumlah barang bukti satwa CV Bintang Terang sampai hari ini menjadi 445 ekor,” katanya sambil memperlihatkan laporan barang bukti satwa CV Bintang Terang kepada awak media ini.

Kabid KSDA 3 Setyo Utomo membenarkan informasi dari JPU Akbar Wicaksana mengenai barang bukti satwa CV Bintang Terang ada yang mati lagi. Ia menduga kematian barang bukti satwa tersebut dikarenakan dimakan tikus.

“Disana (maksudnya penangkaran CV Bintang Terang, red) banyak tikus. Kemungkinan dimakan tikus. Kalau untuk penambahan ada, sampai sekarang jumlahnya 445 ekor. Besok saya check kesana apa yang menjadi penyebab kematian,” ujarnya melalui sambungan selular, Minggu (14/04).

Direktur CV Bintang Terang, Lauw Djin Ai alias Kristin melalui Muhammad Dafis penasihat hukumnya mengaku kecewa sewaktu diminta tanggapan mengenai adanya barang bukti satwa CV Bintang Terang yang kembali mati.

“Barang Bukti satwa itu harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Apalagi ini mati karena diduga dimakan tikus, saya harap harus segera dicari tahu penyebab kematiannya apakah betul karena faktor alam atau ada penyebab lain. Kalau memang benar dimakan tikus, berarti BBKSDA yang tidak becus,” tutur Advokat muda ini melalui sambungan Hand Phone, Minggu (14/04).

CatatanĀ suaramandiri.com, sampai berita ini dirilis, Minggu (14/04) sudah ada barang bukti 11 ekor satwa CV Bintang Terang yang mati. Sebelumnya berdasarkan keterangan pers yang dikeluarkan BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Jatim tanggal 11 Januari 2019, barang bukti satwa yang mati tersebut terdiri dari 1 ekor Kakatua medium jambul kuning, 1ekor kakatua Alba, dan 6 ekor Nuri Bayan.(yudha)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here