Kakanwil Kemenkumham Jatim Ikut Musnahkan BB Narkoba di Polda Jatim

0
95
Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati ketika menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Jatim, Selasa (9/4).

Suaramandiri .com (surabaya)    – Kanwil Kemenkumham Jatim menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan predaran gelap narkoba.

Hal itu ditunjukan oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati dengan ikut memusnahkan barang bukti (BB) narkoba hasil ungkap kasus yang dilakukan Polda Jatim dan jajarannya, Selasa (9/4).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Satuan PJR Polda Jatim itu, Susy didampingi sejumlah pejabat Kanwil Kemenkumham Jatim, yaitu Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono, Kalapas Surabaya Suharman dan Karutan Surabaya Teguh Pamuji.

Kegiatan yang dihadiri belasan media massa itu dibuka langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto.

Pejabat lain dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim juga turut hadir dalam acara tersebut.

Berbagai jenis narkoba dimusnahkan. Di antaranya 21,9 Kg sabu, 19,6 Kg Ganja, 474 butir ekstasi dan 864.412 butir pil daftar G.

BB sebanyak itu merupakan hasil ungkap periode Januari-Maret 2019.

Berasal dari delapan Laporan Polisi, delapan TKP, 26 Tersangka dengan berbagai modus operandi.

Termasuk adanya keterlibatan jaringan internasional.

Sebelum dimusnahkan, BB terlebih dahulu diuji oleh Laboratorium Forensik Bareskrim Polri Cabang Surabaya.

Brigjen Pol Toni mengungkapkan bahwa pemusnahan bagian dari proses penegakan hukum.

Menurutnya, tuntutan masyarakat terkait pemberantasan narkoba semakin tinggi.

Mengingat peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Bahkan, lanjut Toni, Jatim menjadi salah satu wilayah dengan pengguna narkoba paling banyak. Tepatnya nomor dua nasional.

“Artinya, upaya untuk menyelundupkan narkoba juga sangat banyak. Ini jadi PR besar untuk menjawab masalah ini,” urainya.

Sementara itu, Susy mengungkapkan bahwa kedatangannya sebagai bentuk dukungan kepada penegak hukum terutama kepolisian dalam melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Susy menegaskan bahwa selama ini pihaknya selalu berupaya untuk melakukan pemberantasan narkoba.

Baik melalui UPT Keimigrasian maupun Pemasyarakatan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan polisi dan BNN untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

“Semoga kami bisa terus berkolaborasi dengan pihak polri dan BNN untuk melakukan pemberantasan narkoba,” harapnya. ( Hery Setia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here