Jenguk Korban Pembacokan, Kapolres Lumajang Minta Tak Ada Aksi Balasan

0
15

Suaramandiri .com (Lumajang)    – Setelah terjadi aksi pembacokan di Desa Sruni Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang yang mengakibatkan dua orang warga terluka, Kapolres Lumajang menjenguk para korban yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit, Selasa (13/8).

Mereka adalah Dulhari (62) dan menantunya Niman (42).

Saat dijenguk Kapolres Lumajang beserta Kasat Reskrim Polres Lumajang, keduanya terlihat sudah membaik dan sudah dapat diajak untuk berkomunikasi.

Dokter jaga yang menemui Kapolres pun menerangkan bahwa meskipun keduanya mengalami pembacokan di kepala, namun tidak ada luka fatal yang mengakibatkan cacat permanen.

Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH., SIK., MH., MM., berharap kepada keluarga korban agar tak melakukan aksi pembalasan.

“Saya mengerti perasaan para korban, betapa marahnya kepada pelaku. Namun demikian saya mengimbau kepada keluarga agar tak melakukan aksi pembalasan. Tim Cobra juga telah berhasil menangkap salah satu pelaku pembacokan. Saya sangat optimistis dapat menangkap seluruh pelaku pembacokan,” ungkap Arsal.

Lebih lanjut, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 tersebut masih menelusuri motif dibalik aksi pembacokan tersebut.

“Yang jelas saya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait untuk menentukan motif apakah yang membuat pelaku tega membacok kedua korban ini. Secepatnya saya akan mengungkap,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Katim Cobra AKP Hasran Cobra yang juga mendampingi Kapolres Lumajang mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri.

“Tim Cobra telah mengantongi identitas para pelaku, sehingga saya mengimbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri ke polsek terdekat. Jika dalam waktu 1×12 jam tidak segera menyerahkan diri, maka jangan salahkan jika Cobra akan mematok kalian,” ujar Hasran. ( Hery Setia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here