Dermaga Kalimas semraut dikeruk,ambruk

0
92
Dermaga Kalimas Yang Ambruk Sedang Dalam Perbaikan

Suaramandiri .com  (Surabaya) – Sudah hampir tiga bulan ini dermaga kalimas dengan panjang kira-kira 250 meter mengalami kerusakan parah,kerusakan ini terjadi  di antara pos tiga dan pos empat, akibatnya kapal yang biasanya  sandar dan melakukan bongkar muat disana tidak bisa berlangsung seperti biasa.

Menurut HR (inisial) salah satu  pengurus kapal,mengungkapkan “sejak tiga bulan lalu PT.Pelabuan Indonesia III memasang rambu larangan sandar kapal di area ini  ada kegiatan perbaikan dermaga,sejak itu pula sampai saat ini kapal tidak bisa ber-aktifitas disekitarnya”  Menurut sumber ini “kerusakan dermaga itu sekitar bulan pebruari atau maret,PT.Pelabuhan Indonesia III kerja sama dengan  PT.APBS anak perusahaan  (group) Pelindo III.

untuk melakukan pengerjaan Proyek pengerukan kalimas yang mengalami sedimentasi (pendangkalan)  banyak pihak menduga pengerjaan dilakukan asal asalan,ketika pengerjaan  awal tidak ada masalah,namum ketika pengerukan berlanjut  di area pertengahan pos empat  dermaga telah ambruk dan langsung dihentikan pengerukan dan dipasangi pagar seng pembatas untuk menutupi dermaga yang ambruk.

Sejak itu pengerukan di hentikan,dan diganti dengan pemberitahuan ada pengerjaan dermaga. Hinga saat ini berita diturunkan dermaga masih dalam perbaikan namun tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas kejadian yang menimbulkan kerugian tersebut.

Selain mngalami musibah ambruknya dermaga, Kondisi dipelabuhan Kalimas pelabuhan Tanjung Perak  kian memprihatinkan,pelabuhan yang masuk dalam pengelolaan PT.Pelabuhan Indonesia III ini merupakan pelabuhan untuk kegiatan sandar dan bongkar muat bagi kapal local dan kapal kapal pelayaran Rakyat . namun belakangan kondisi pelabuhan ini dari waktu ke waktu terus bertambah semraut,jalan didermaga banyak yang rusak tidak terawatt,ada pun perawatan hanya sebatas tambal sulam.

jalan yang sudah hancur rusak parah hanya di tambal dengan cor semen dan di sisipkan paving untuk sekedar menutup lobang agar tidak bergelombang.

Hampir disepanjang jalan didalam pelabuhan mulai dari pos tiga hingga pos lima mengalami kesrusakan parah.

Menurut sumber dikalimas,kerusakan jalan di sepanjang dermaga ini disebabkan masuknya sejumlah kendraan berat seperti trailer,Truk Container dibebaskan  masuk  melalui pintu Pos Tiga lalu kedermaga menuju tempat Parkir di pos Empat hingga pos lima bekas gudang yang telah dibongkar oleh PT.Pelindo III beberapa tahun silam.

Bekas gudang ini dikuasai oleh oknum oknum dan di sewakan jadi tempat parkir

Trukcontainer,trailer,Tronton,truk fuso dan kendraanj jenis lain. Bisa di pastikan setiap sore ratusan kendraan jenis truk memilih tempat parker didalam pelabuhan kalmias.

Salah satu supir yang ditemui wartawan media ini,mengungkapkan  karena perusahaan tempat mereka bekerja tidak memiliki tempat  parkir “makanya kita memilih parkir didalam pelabuhan kalimas, selain  terjangkau pembayarannya juga ditagih perbulan tarifnya  disesuaikan dengan jenis truknya, dan disini ada yang jaga selama 24 jam,kita mau keluar masuk jam berapa saja bebas sampai kita dapat order muatan. Saat ditanya tentang keamanan truk,ia menjawab singkat,  setahu saya sampai saat ini tidak ada  yang komplain kehilangan semua aman aman aja” tambahnya.

Ketika wartawan turun memantau langsung  ke lokasi,memang terlihat kondisi Pelabuhan kalimas sangat memprihatinkan khususnya di antara pos empat sampai pos lima di  hampir disepanjang jalan dermaga dipenuhi berbagai macam truk parkir sambil menunggu muatan dari luar pelabuhan,sebagian lagi sedang melakukan bongkar muat barang dari truk kecil ke truk yang lebih besar dengan menggunakan forklif dan sebagian ada yang menggunakan tenaga buruh dengan menggotong rame rame memindahkan barang dari truk satu ketruk lainnya.

Setelah muatan penuh truk ini pun dibawa keluar dari pelabuhan kalimas menuju pelabuhan jamrut kemudian dinaikkan kekapal Ro-Ro.  Yang lebih miris lagi truk-truk ini sarat dengan muatan mulai dari diatap atas supir,di casis truk,hingga menggantung muatan di belakang truk. Dampaknya jalan cor yang di lalui truk over ini menjadi hancur berantakan, satu persatu mulai timbul kolam kolam genangan air dan menimbulkan kerusakan parah. kegiatan liar ini pun seringkali menimbulkan  kemacetan menuju pintu keluar pos lima.

Informasi yang dihimpun dilokasi, Kesemrautan ini telah berlangsung lama dan diduga sengaja  dibiarkan oleh petugas penertiban dari PT.Pelabuhan Indonesia III dan  pihak  Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pihak yang paling berwenang, walaupun petugas penertiban secara rutin melakukan patroli tiga kali dalam sehari dan pelanggaran terjadi di depan mata,petugas tidak bergeming sepertinya mereka sudah saling kenal dan memjalin hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.

Sehubungan dengan ambruknya dermaga serta kesemrautan dan kehancuran jalan dipelabuhan kalimas ini,Ony Djayus CEO Pelabuhan III Regio Jatim belum berhasil dikonfirmasi,bapak sedang keluar ucap salah satu stafnya ketika di temui selasa petang -7(mei).  (Sar/Fud)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here