Bintang Terang Lapor Dirjen KSDAE, Hasil BAP Segera Diupload ke SIMPLIK

0
96
Hasil BAP CV Bintang Terang Diupload ke SIMPLIK hari Senin, 06 Mei 2019 pukul 10.44 WIB

Suaramandiri .com (Jember) – Keluhan pihak CV Bintang Terang melalui David Rachmat yang menilai kinerja BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Jatim lambat dan cenderung menghambat proses pengajuan izin penangkaran burung paruh bengkok direspon dengan baik Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Ir Wiratno. Kabar baik ini disampaikan David Rachmat, pemegang kuasa dari Direktur CV Bintang Terang Lauw Djin Ai alias Kristin untuk mengurus pengajuan izin penangkaran burung paruh bengkok saat dihubungi awak media ini, Senin (06/05).

“Hari Sabtu (04/05) setelah hasil BAP (Berita Acara Pemeriksaan) tidak kunjung diupload di SIMPLIK (Sistem Informasi Perizinan dan Lembaga Konservasi) saya langsung menghubungi Dirjen KSDAE bapak Wiratno. Tujuan saya untuk melaporkan lambatnya hasil BAP diupload di SIMPLIK dan dugaan proses pengajuan  perizinan penangkaran sengaja dihambat. Puji Tuhan respon bapak Wiratno sangat bagus dan seketika itu menghubungi stafnya di Banyuwangi yang bertugas melakukan BAP tersebut,”

Hari itu juga menurut David Rachmat, Kepala Seksi Wilayah Konservasi V Banyuwangi Sumpena dan Kepala Bidang KSDA dan Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Setyo Utomo menghubungi dirinya dan berjanji segera upload BAP ke SIMPLIK. Ia menjelaskan BAP CV Bintang Terang diupload ke SIMPLIK hari Senin, 06 Mei 2019 pukul 10.44 WIB. Pria paruh baya ini menegaskan pengajuan izin penangkaran burung paruh bengkok CV Bintang Terang ini tidak berhubungan dengan proses hukum Kristin selaku Direktur yang sedang berjalan di Pengadilan Tinggi Jatim.

“Saya menduga ada oknum yang sengaja menghambat proses pengajuan izin penangkaran tersebut. Sebab apabila izin penangkaran diterbitkan, kemungkinan barang bukti 441 ekor satwa dilindungi yang disita dari CV Bintang Terang dapat dititipkan kembali ke CV Bintang Terang. Masalahnya sekarang ini ada barang bukti 45  ekor satwa dilindungi sitaan dari CV Bintang Terang yang sudah dibagikan ke tempat penangkaran lain, meski proses hukum ibu Kristin yang didakwa melakukan penangkaran ilegal belum berkekuatan hukum tetap,” bebernya. (yudha)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here