Jumat, 23 Oktober 2015 17:37

Sekolah Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC di Kodam V/Brawijaya

Suaramandiri .com    (Surabaya)          Sekolah Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC membuka pendaftaran   bagi masyarakat Surabaya yang berminat menjadi siswa cabang sepak bola, untuk menampung calon pemain-pemain muda berbakat dari Jawa Timur. Pembukaan Sekolah Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC itu sudah berlangsung mulai tanggal 23 Agustus 2015 lalu,  di Stadion Brawijaya.

Sekolah yang menggunakan Stadion Brawijaya sebagai tempat latihan ini menjadwalkan latihan sebanyak 3 hari setiap minggu, yaitu hari Rabu dan Sabtu Sore pukul 15.00 s.d 17.30 WIB serta hari Minggu pagi pukul 07.00 s.d 10.30 WIB. Sekolah Sepak Bola Cobra digawangi oleh Pelindung Kepala Jasmani Militer Kodam V/Brawijaya  Kolonel Inf Tirak, Penasehat Teknis Rudy W. Keltjes, Ketua Umum Letkol Inf Mulyono, pelatih Agus Ucok Batubara, Nanang dan Steven Keljtes.

Letkol Inf Mulyono, mengatakan bahwa tujuan diadakannya Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC, merupakan sebuah komitmen dari Kodam V/Brawijaya untuk memfasilitasi masyarakat pecinta sepak bola dengan membekali tidak hanya pada skill sepakbola melainkan juga perkembangan life skill. Sehingga nantinya mereka akan tumbuh menjadi pemain sepakbola professional yang komplit, jelas Letkol Mulyono.

Sedangkan menurut Rudy W. Keltjes, Surabaya dan Jatim merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki banyak potensi pemain-pemain sepak bola berbakat.  "Saat ini memang banyak sekali sekolah sepak bola yang berdiri, tetapi Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC memiliki ciri khas tersendiri dalam memberikan kepelatihan kepada calon-calon pemain masa depan" jelas mantan pelatih PSMS Medan ini.

Ia berharap, dengan dibukanya pendaftaran Sekolah Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC di Surabaya pada 25 Agustus lalu, bisa diikuti banyak peserta, seperti halnya di tempat lainnya. "Saya belum bisa bicara target, inginnya sebanyak mungkin karena Surabaya ini gudangnya pemain-pemain berbakat. Kami juga akan berikan beasiswa kepada minimal 10 pemain berbakat untuk mengikuti program pelatihan secara gratis selama satu tahun," katanya.

Ditempat yang sama pelatih Sekolah Sepak Bola Cobra (Comunity Brawijaya) FC Surabaya Agus Ucok Batubara mengatakan pihaknya tidak sekedar memberikan materi program teknik dan cara bermain sepak bola. Akan tetapi, mengajarkan juga filosofi sepak bola yang dimiliki salah satu klub ternama Liga Utama Inggris. "Kami juga mengajarkan mereka cara berperilaku di lapangan, pengetahuan sepak bola, pengembangan diri, dan hal-hal lain yang menjadi modal dasar untuk menjadi pesepak bola profesional," kata Ucok. (fud)

Read 1014 times Last modified on Jumat, 23 Oktober 2015 22:54

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4498068
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
1034
7395
95603
4498068

Your IP: 54.158.15.97
Server Time: 2018-06-24 04:29:48