Produksi Glutathione dalam Tubuh Optimalkan Daya Tahan dan Imunitas Tubuh di Musim Hujan

0
110

Jakarta (suaramandiri.com) – Cuaca yang kurang menentu, kadang panas, kadang hujan ringan dan hujan besar yang membuat suhu lingkungan menjadi dingin tentu akan berpengaruh pada tubuh, karena tubuh otomatis akan berusaha menyesuaikan dengan temperatur sekitar. Daya imunitas yang tinggi dan tidak rentan menurun sangat dibutuhkan tubuh dalam situasi saat ini ini.

Di sisi lain perubahan temperatur juga menjadi sarana yang cocok bagi mikroorganisme untuk berkembang. Sehingga di musim hujan ini kerap muncul beberapa penyakit seperti flu, pilek, diare, demam, batuk atau bahkan penyakit gatal pada kulit.

Meski demikian musim hujan bukan sesuatu yang mesti dikhawatirkan secara berlebihan. Dengan berolahraga dan mempersiapkan asupan yang tepat akan membantu tubuh lebih tahan dari serangan penyakit tersebut. Salah satu cara untuk mengoptimalkan sistem imun tubuh adalah dengan mengonsumsi nutrisi tambahan agar tubuh menghasilkan glutathione.

Glutathione atau GSH (Glutathion Sulph Hydril) adalah protein yang terdiri dari 3 asam amino utama (glutamin, sistein, glisin). Sejak kecil tubuh mampu menghasilkan Glutathione secara alami namun memasuki usia 20 tahun produksi Glutathione di tubuh perlahan menurun, membuat kita rentan terhadap penyakit saat kita bertambah tua.

Tidak seperti antioksidan lain, Glutathione bekerja di dalam sel melindungi DNA dari efek berbahaya radikal bebas. Tanpa zat ini, maka antioksidan seperti vitamin A, vitamin C dan vitamin E tidak bekerja secara optimal. Itulah sebabnya Glutathione disebut sebagai master antioksidan.

Ada beberapa makanan sumber Glutathione seperti brokoli, bayam, wortel, tauge, kol, kembang kol, alpukat, dan lainnya. Selain itu Glutathione juga bisa didapat dengan mengonsumsi suplemen tertentu, namun kenyataannya hal itu tidak efektif. Saat diasup apa adanya Glutathione sangat mudah teroksidasi dalam sistem pencernaan dan tidak terserap dengan baik.

EDG3 memiliki formulasi khusus untuk memastikan sistem pengantaran yang sempurna sampai diserap, sehingga tubuh dapat memproduksi Glutathione secara alami.

“Sistem pengantaran khusus ini telah memperoleh US patent untuk penemuan terobosan dan dampak menguntungkannya bagi tubuh, sehingga dapat bekerja jauh lebih baik daripada formula Glutathione lainnya di pasaran.” kata Trevor Kuna, CEO QNET.

Trevor Kuna menambahkan bahwa EDG3 bisa membantu tubuh mengaktifkan produksi Glutathione di dalam sel. Dengan kadar Glutathione yang cukup akan berperan melindungi sel dari radikal bebas yang bersifat merusak. Dengan demikian tubuh akan lebih tahan terhadap dari serangan penyakit yang biasa menyerang di musim hujan.

Hasil yang umumnya dirasakan oleh mereka yang rutin mengonsumsi EDG3 antara lain tubuh lebih tahan dari flu dan sinus, serta kulit tampak lebih cerah.

“EDG3 yang kami pasarkan dibuat dengan formulasi lengkap pertama dan satu-satunya di pasar yang menggunakan sistem penyampaian yang telah dipatenkan,” kata CEO QNET Trevor Kuna.

EDG3 merupakan properti milik perusahaan direct selling terkemuka dari Asia, QNET yang dipasarkan secara eksklusif melalui platform e-commerce oleh para distributor. Produk ini tersedia dalam kemasan berisi 30 sachet.(mei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here