Minggu, 11 Maret 2018 16:20

Deklarasi Komunitas Anti Hoax Dan Ujaran Kebencian Di Martapura

Suaramandiri .com (Martapura)   Pemerintah Kabupaten Banjar dan Polres Banjar beserta sejumlah komunitas pemuda di Martapura mendeklarasikan komunitas anti hoax penyebar ujaran kebencian di RTH Ratu Zaleha, Martapura, Minggu (11/3/2018) sekitar pukul 09.00 Wita.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dispora Kabupaten Banjar, Kasat Intelkam Polres Banjar, Kasat Binmas Polres Banjar, Kasubag Humas Polres Banjar, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Banjar dan sejumlah komunitas pemuda yang ada di Kabupaten Banjar.

Kasubag Humas Polres Banjar, Iptu Sugiarto mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memfasilitasi komunitas-komunitas yang berada di wilayah Kabupaten Banjar untuk menolak berita-berita hoax, ujaran kebencian, provokasi, SARA yang berkembang selama ini, karena dapat merusak moral bangsa dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal tersebut perlu dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Banjar.

"Dengan dilakukannya deklarasi anti hoax penyebar ujaran kebencian ini diharapkan dapat membantu tugas kepolisian dalam menangkal dan mencegah beredarnya berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat meresahkan warga masyarakat di kabupaten Banjar," kata Iptu Sugiarto.

Mantan Kapolsek Aranio itu juga menjelaskan, dengan dukungan dan peran aktif masyarakat dalam membantu menangkal pemberitaan hoax, bukan tidak mungkin semakin meringankan pihak kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Banjar, khususnya dalam menangkal berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat, khususnya para pemuda yang ikut membantu Polri dalam menangkal berita hoax dan ujaran kebencian, karena dampak dari berita hoax dan ujaran kebencian jika tidak segera ditanggulangi, dapat menyebabkan rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa," jelas Iptu Sugiarto.

Kasubag Humas Polres Banjar juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Banjar, agar lebih bijak dalam menerima dan menyebar berita melalui media sosial.

"Kami minta kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dengan berita yang tersebar melalui media sosial, apalagi ikut menyebar berita yang mengandung ujaran kebencian dan unsur SARA, intinya cerdas dan bijak dalam bermedia sosial, demi mewujudkan Kabupaten Banjar yang kondusif dan bebas dari berita hoax serta ujaran kebencian," tandasnya.  (hery/fud)

 

Read 427 times

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4577007
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
1184
2334
54108
4577007

Your IP: 54.81.76.247
Server Time: 2018-07-16 11:21:45