Jumat, 02 Maret 2018 18:07

“Sinar Indonesia Pos” Ramaikan Jagat Pers Indonesia

Acara Launching  Sinar Indonesia Pos Di Wisata Pacet Mojokerto Acara Launching Sinar Indonesia Pos Di Wisata Pacet Mojokerto

Suara Mandiri.com (Surabaya) – Setelah berkutat hampir setengah tahun untuk berbagai persiapan, akhirnya media online “Sinar Indonesia Pos” dilaunching pada akhir bulan Februari lalu. Dihadiri para sesepuh serta wartawan senior Jawa Timur, prosesinya berjalan lancar di kawasan wisata Resto Pacet Indah, Kecamatan Pacet, Mojokerto.

Salah satu yang hadir adalah anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Achruddin Loto, turut memberikan sambutan bahwa kemunculan media ini memang berawal dari komunitas pelabuhan Tanjung Perak, namun demikian tidak menutup kemungkinan untuk memberitakan permasalahan-permasalahan diluar pelabuhan. Terbukti dari beragamnya berita yang telah ditayangkan sampai saat launching, terdapat rubrikasi mengenai kesehatan, hukum, ekonomi & bisnis, politik, metro, nasional dan beberapa lagi.

Lebih jauh wartawan senior ini menguraikan, mendirikan media itu memerlukan nyali dan perjuangan yang gigih dan jangka waktu yang cukup lama. Amat banyak tantangan yang harus dihadapi manajemen media ke depan, khususnya di era kebebasan informasi sekarang ini. “Karena itu saya pesan kepada pengelola Sinar Indonesia Pos yang termasuk adik-adikku, untuk terus berjuang secara gigih di jagat pers Indonesia demi membela kebenaran,” tegas mantan wartawan “Surabaya Minggu” ini.

Sementara Amir Candra yang telah menyandang predikat kuli tinta atau nyamuk pers semenjak tahun 1971 yang juga salah satu Dewan Pendiri PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) ini menceritakan, wartawan atau sekarang dikenal sebagai junalis merupakan tipe profesi yang menuntut kesetiaan. Bahkan, lanjut mantan wartawan Harian Berita Yudha tersebut dirinya pernah beralih profesi  tetapi tak pernah berhasil. “Bagi saya, wartawan itu adalah profesi yang sudah mendarah-daging. Mau ganti profesi lainnya terlalu berat, malahan sering mengalami kegagalan. Itulah mengapa saya ceritakan pengalaman tersebut, supaya pengelola media ini memiliki kesetiaan dalam menekuni profesi wartawan sampai kapanpun,” ujarnya.

Prosesi launching media dibawah naungan Suara Mandiri Grup ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pemimpin Redaksi Agusman Saragih, yang kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan kata sambutan, diantaranya “Sinar Indonesia Pos” memiliki motto Kritis, Tajam dan Dipercaya. Artinya, kritis adalah kodrat insan pers dalam menyikapi kehidupan sehari-hari dimanapun berada. Sementara tajam, sebagai ekspresi daya kritis yang terfokus dalam menyikapi persoalan di tengah masyarakat. Dan dipercaya merupakan perwujudan dari fungsi pers yang wajib memberikan informasi secara faktual.

“Perkembangan dan eksistensi media ini akan dapat terus terjaga apabila terjalin kerjasama dari berbagai sahabat wartawan. Kami berharap media ini dapat menjadi saluran aspirasi serta pilar demokrasi bangsa sebagaimana tema launching Kami Lahir Untuk Suara Anda, Kami Hadir Demi Bangsa,” ujar Saragih yang juga telah malang melintang sebagai jurnalis di Jawa Timur ini.

Dipenghujung acara Usai pembacaan doa oleh Imran Sofian dilanjutkan dengan perbicangan diskusi bedah media ini juga di hadiri Pemimpin redaksi Suara Mandiri.com bersama rekan wartawan lain yang terlihat bersemangat dan peduli terhadap perkembangan media saat ini. (iwan / mahfud)               

 

Read 742 times Last modified on Jumat, 02 Maret 2018 18:38

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4376058
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
2594
3483
95453
4376058

Your IP: 54.158.219.248
Server Time: 2018-05-23 19:53:03