Minggu, 25 Februari 2018 13:16

Tokoh Lingkungan Kembali Ingatkan Tragedi TPA Leuwigajah

Suaramandiri .com  (Surabaya)   -Komunitas Sahabat Bumi (KSB) bersama berbagai elemen masyarakat kembali menggelar acara seru-seru di Peringatan Hari #PESAN2018  (Peduli Sampah Nasional).
 
Acara pemanasan #PESAN 2018 ini digelar dalam tajuk KUMPUL BARENG CFD-an depan Taman Bungkul Surabaya, Minggu (25/2) sebelum puncak acara pada bulan Maret mendatang.
 
Dalam acara tersebut, masyarakat tampak antusias mengikuti lomba selfi di fotobooth yang disiapkan panitia,  kampanye diet tas kresek bersama teman-teman dari Nol Sampah, silaturahmi sesama penggiat lingkungan, pawai edukasi serta kampanye sustainable living.
 
"eh, apaan sih Sustainable Living ? Sustainable Living tuh, gaya hidup ramah lingkungan. Sebuah gaya hidup sesuai dengan kearifan lokal kita sebetulnya... di mana kita ga banyak-banyak menghasilkan sampah, bahkan bisa sama sekali nggak nyampah," papar ketua KSB Wulansary.
 
Lebih lanjut Wulan menyatakan jika  semua tahu, apa bahaya sampah, rasanya semua akan berusaha melakukan yang namanya gaya hidup SUSTAINABLE LIVING tersebut.
 
"Longsor sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 silam menjadi bencana nasional karena menelan ratusan korban jiwa dan menimbun kampung serta lahan pertanian," papar tokoh Lingkungan Surabaya Satriyo Wiweko dalam orasi lingkungannya yang diikuti puluhan peserta seperti Karang Taruna Surabaya.
 
Sementara itu Prof Amin dari ITS yang juga Ketua Masyarakat Tangguh Indonesia kembali mengingatkan bahwa banyak bencana terjadi sebetulnya karena ulah Manusia.
 
"Banyak musibah seperti banjir dan tanah longsor itu karena kesalahan kita seperti menebang pohon hingga lahan gundul dan buang sampah sembarangan," terangnya.
 
Untuk diketahui, acara puncak dari PESAN tersebut bakal dilaksanakan Sabtu-Minggu, 17-18 Maret 2018 mendatang di Universitas Bhayangkara. 
 
Seminar dengan berbagai pembicara seperti Dik Doank (Musisi Pemerhati Lingkungan), A Dudi Krisnadi (Keloris Dunia), Hayu Dyah (Srikandi Lingkungan yang memuliakan benih lokal Nusantara yang nyaris punah), dr. Ami Surini (dokter yang mulai merintis penyembuhan lewat jamu sebagai peninggalan leluhur bangsa), dan tentu Wulansary (founder dan kompor di Komunitas Sahabat Bumi).
 
Besoknya, akan ada 10 jenis workshop terkait Sustainable Living. Digelar murah banget, harapannya, semua orang bisa belajar dan mengaplikasikannya.
 
Selain itu, juga ada bazar yang digelar 2 hari, tentu produk-produk sehat ramah lingkungan. Ada juga band perform. Plus launching Waste Management System dan Urban Farming yang dikelola Komunitas Sahabat Bumi di Ubhara Surabaya.  (pandu/fud)
Read 228 times

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4383206
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
2966
3521
102601
4383206

Your IP: 54.224.151.24
Server Time: 2018-05-25 19:49:58