Jumat, 08 Desember 2017 17:57

Panglima TNI Gatot Beri Arahan 2.000-an Prajurit di Armatim

Suaramandiri .com  (Surabaya) – Kegiatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diakhir jabatannya melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Armada Kawasan Timur di Surabaya, Jumat (8/12). Dalam sambutannya Panglima menghimbau kepada seluruh prajurit TNI dan Polri agar, bersikap netral pada penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan berlangsung tahun depan, diantaranya pilkada, pilgub dan pada Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang, apabila ditemukan prajurit yang tidak netral maka dapat dilaporkan dengan sopan ke atasannya. Dan bagi prajurit yang dilaporkan harus berterima kasih karena sudah diingatkan. Ketika ditanya wartawan sanksi apa yang diberikan kepada prajurit yang melanggar?  “Bisa diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Jenderal Gatot Nurmantyo.

 

Selain itu terkait dengan pergantian Panglima TNI, Gatot menjelaskan akan menghadiri pelantikan yang  berlangsung sore ini di Istana Bogor oleh Presiden RI Ir H Joko Widodo. Yang kemudian akan dilanjutkan acara serah terima jabatan di Markas Besar TNI, Sabtu (9/12) dari Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada penggantinya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 Jenderal lulusan Akmil 1982 ini juga mengharapkan, pergantian jabatan Panglima TNI kali ini tidak ada kekosongan, sebab setelah acara sertijab, Marsekal Hadi Tjahjanto dapat langsung mengambil apel di hadapan prajurit.

 Pada kesempatan yang sama Jenderal Gatot juga menegaskan tentang politik TNI adalah politik negara, politik yang diabdikan demi tegaknya kesatuan Indonesia yang didalamnya terangkum ketaatan hukum, untuk kepentingan rakyat diatas kepentingan segala-galanya, apakah kepada atasan dari bawah ke atas sampai kepada paling atas Presiden Republik Indonesia. Jenderal kelahiran Tegal pada 13 Maret 1960 tersebut mengingatkan kepada prajurit TNI dan Polri harus memegang teguh solidaritas dan kerjasama.

Sebelumnya, ia juga berpesan  dihadapan para Kapolda dan Kapolres maupun pejabat utama kepolisian,” Saya pesankan sampaikan kepada anak buahmu tolong bantu saya, apabila ada prajurit-prajurit saya melakukan politik  praktis dan tidak netral, sampaikan dengan sopan. Dan para prajurit apabila diingatkan harus mengucapkan terimakasih. Demikian pula apabila ada anggota kepolisian yang tidak netral baik dipilkada maupun pilgub, para prajurit melihatnya segera diingatkan dan sampaikan kepada atasannya. Karena sebagai prajurit TNI/Polri kita harus taat hukum dan mengutamakan kepentingan rakyat.

 Pesan khusus juga disampaikan, ”Para anak buahku dimanapun berada dan bertugas pada kesempatan ini ijinkan saya menyimpan sebagai kebanggaan dan kehormatan sebuah kenangan yang tak terlupakan kepada kalian semua prajurit-prajurit TNI. Saya Simpan di hati sanubari dan detak jantung saya, karena semua akan terus hidup didalam jiwa saya.” Usai pengarahan Panglima TNI meninggalkan Koarmatim dengan menggunakan Helikopter AS565MBe Panther PUSPENERBAL.(Mahfud/saragih)

Read 325 times Last modified on Minggu, 24 Desember 2017 16:41

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

3942030
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
2488
2449
41895
3942030

Your IP: 54.234.45.10
Server Time: 2018-01-18 18:37:50