Rabu, 21 Februari 2018 18:56

“Bisnis Parkir” Marak di Lahan Eks Pergudangan Kalimas

Suara Mandiri.com (Surabaya) – Begitulah realita yang terjadi sekitar 2 tahun belakangan. Bahwa lahan eks gudang di pelabuhan Kalimas telah menjadi ladang bisnis parkir truk, trailer, tronton dan sejenisnya. Padahal tanah di dalam kawasan pelabuhan itu bukan merupakan tanah telantar yang dapat dimanfaatkan untuk sembarang kegiatan. Terbukti dengan adanya pagar seng berwarna biru tua dan oranye yang menegaskan area di dalamnya dalam penguasaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III.

Tatkala masalah ini dikonfirmasikan kepada Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Deputy General Manajer (GM) yang membidangi Operasional Agus Pudjotomo menyatakan, “Wis, emboh (sudah, ndak tahu – red),” ujarnya sambil cepat masuk ke ruang kerja GM. Sementara Deputy yang membidangi Umum Bambang Wiyadi minta untuk menghubungi Manajer Properti Heribertus. “Itu urusannya properti,” ujarnya. Tetapi nama terakhir ini pun malah mengaku kebingungan terhadap status lahan-lahan eks gudang tersebut.

Yang lebih ironis adalah pernyataan Hubungan Masyarakat (Humas) Pelindo III Cabang Tanjung Perak Dadi Sumartono, bahwa kendaraan angkutan berat yang masuk ke pelabuhan rakyat tersebut adalah bertujuan untuk kegiatan bongkar muat. Padahal jelas, area yang dibisniskan untuk tempat parkir itu berlokasi mulai eks Pos 4 sampai pintu keluar di Pos 5. Sementara yang digunakan untuk kegiatan bongkar muat ada di Pos 3 hingga Sektor Kalimas. Kendaraan berat yang masuk juga dapat diketahui apakah membawa muatan atau tidak kalau memang benar untuk kegiatan bongkar muat. Dan setelah jam kerja sekitar pukul 16.00 keatas, armada truk yang masuk melalui Pos 3 pun semakin berjubel. Dalam tempo sekitar 15 menit saja tak kurang dari 20-an unit truk, trailer dan sejenisnya mengalir masuk melalui Pos 3.

Dari investigasi di lapangan diperoleh informasi bahwa tarif parkir untuk sehari Rp 25 ribu per unit per malam. Sedang yang membayar bulanan Rp 300 ribu per unit. Terdapat 5 lokasi yang ditempati sebagai area parkir dengan kapasitas antara 100-150 unit truk/ trailer. Masing-masing memiliki penjaga yang sekaligus bertindak sebagai penarik ongkos parkir.(iwan / mahfud)               

 

Read 376 times Last modified on Rabu, 21 Februari 2018 18:59

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4577030
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
1207
2334
54131
4577030

Your IP: 54.81.76.247
Server Time: 2018-07-16 11:27:36