Senin, 29 Januari 2018 16:37

2018, TPS Terapkan Online Booking System Kontainer Impor

Dirut PT TPS Joko Noerhuda (tengah) Didampingi Manajer Legal dan Komersial Erika (kanan) & Humas Soleh (kiri) Menjawab Pertanyaan Wartawan. Dirut PT TPS Joko Noerhuda (tengah) Didampingi Manajer Legal dan Komersial Erika (kanan) & Humas Soleh (kiri) Menjawab Pertanyaan Wartawan.

Suara Mandiri.com (Surabaya) – Layanan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kepada pengguna jasa terus ditingkatkan pada tahun 2018. Terbaru, anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia III ini berencana menerapkan sistem pelayanan secara online, khusus untuk bongkar muat peti kemas/ kontainer impor pada bulan Maret dan April (kuartal I). Sebuah sistem layanan dokumen impor yang terkoneksi dengan berbagai instansi terkait di pelabuhan Tanjung Perak, diantaranya Bea dan Cukai, Balai Besar Karantina, Otoritas Pelabuhan, Kesyahbandaran, perbankan dan beberapa lagi. Melalui Online Booking System (OBS) tersebut, customer (pengguna jasa) dapat lebih mudah untuk mencetak Job Order Delivery sebelum melakukan kegiatannya. “Dan setelah uji coba berhasil, sistem akan diimplementasikan secara penuh tahun 2018 ini. Investasinya pun tidak terlalu banyak,” kata Direktur Utama PT TPS Joko Noerhudha didampingi Manajer Legal dan Komersial Erika Palupi serta Hubungan Masyarakat (Humas) M Soleh, pada Press Conference di Café Tjap Pregolan.

Selain program otomatisasi, lanjutnya, TPS juga menawarkan layanan 24 jam 7 hari dalam seminggu lantaran berbagai sarana telah beroperasi secara maksimal. Peremajaan alat bongkar muat (Container Crane/ CC) berkapasitas 16 row dan elektrifikasi sudah rampung. “Itulah sebabnya pada liburan lalu terjadi lonjakan container refer, sehingga TPS tetap bekerja melayani bongkar muat impor berupa komoditas buah dan hortikultura lainnya,” jelas Joko usai mendampingi Kementerian Keuangan, seraya mengisyaratkan hasil kunjungan bahwa dwelling time di pelabuhan Tanjung Perak harus tetap dijaga.      

Namun sebelumnya Erika mengatakan, sebagai sistem layanan yang bersifat real time OBS dapat dimanfaatkan apabila seluruh dokumen yang terkait dengan impor barang sudah comply (layak serta memenuhi syarat) di masing-masing tempat kerja importir dan shipping (perusahaan pelayaran).

Lebih jauh dikatakan, inovasi peningkatan layanan yang sudah dan akan terus dilakukan termasuk penempatan 16 petugas Pandu plus 2 unit tug boat 24 jam penuh, agar waiting time (waktu tunggu kapal) menjadi lebih singkat. “Penempatan ini untuk mempercepat proses sandar kapal di dermaga TPS,” jelasnya. Dan karena berbagai program layanan itulah TPS saat ini menjadi rujukan untuk studi banding dari berbagai pengelola terminal, serta meraih award dari Pemprov, Pemkot dan Kantor Pusat PT Pelindo III sebagai terminal internasional yang memiliki standar operasi terbaik di bidang health, safety dan environment.

Sementara Humas Soleh menyatakan, TPS ke depan sebagai terminal ekspor impor yang “menjanjikan” dalam mendukung perekonomian Indonesia. Beberapa kelebihan yang dimiliki diantaranya adalah akses langsung ke jalan tol yang menghubungkan antara Surabaya-Jakarta. Selain itu, di area Container Yard (lapangan petikemas) TPS terdapat jalur rel kereta api ke berbagai kota tujuan. Dan tak kalah penting adalah instalasi CC terbaru yang memiliki kapasitas 2 unit kontainer sekali angkat.

Sedang untuk capaian kinerja di tahun 2017, press release terbitan Humas menyebutkan terdapat kenaikan arus peti kemas internasional –impor dan ekspor—sebesar 5,3 persen dibanding tahun 2016. Atau meningkat menjadi 1.306.876 TEUs dari sebelumnya 1.241.225 TEUs. Peningkatan ini disebabkan bertambahnya kunjungan kapal internasional terutama sejak bulan Oktober 2017 yang melampaui rata-rata 90 kunjungan.

Dan untuk target tahun 2018 yang ditetapkan 1.302.624 TEUs dinyatakan optimis tercapai, karena kunjungan kapal internasional pada bulan Januari direncanakan lebih dari 100 kunjungan dengan volume bongkar muat melampaui 133.000 TEUs.    

Meningkatnya kinerja ini sekaligus menempatkan TPS sebagai yang “terbanyak” karena mampu melayani 86,41 persen bongkar muat arus petikemas internasional di Tanjung Perak. (iwan/mahfud)

Read 441 times

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4470608
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
3886
3281
68143
4470608

Your IP: 54.224.255.17
Server Time: 2018-06-18 23:52:11