Selasa, 17 Oktober 2017 11:57

Rig Pengeboran PHE WMO Miring, PPLP Kerahkan 2 Kapal

KN Grantin Dalam Satu Tugas Patroli di Perairan Tanjung Perak (dok. Pangkalan PLP - Bambang) KN Grantin Dalam Satu Tugas Patroli di Perairan Tanjung Perak (dok. Pangkalan PLP - Bambang)

Suara Mandiri.com (Surabaya) Untuk membantu mengawasi pelaksanaan perbaikan anjungan pengeboran minyak (rig) di lepas pantai utara Madura, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Surabaya menugasi Kapal Negara (KN) Chundamani dan KN Grantin selama lebih kurang sebulan. “Kegiatannya dimulai akhir Oktober sampai sekitar bulan Nopember. Namun sebelum itu kapal-kapal kami sudah bergerak ke sana untuk melakukan survei pra kegiatan,” kata Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak - Surabaya, Wawan SE, di kantornya beberapa waktu lalu.

Pengiriman kapal Kelas I dan Kelas II ini, lanjutnya, adalah untuk ikut dalam kegiatan perbaikan anjungan milik PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) –anak perusahaan PT Pertamina (Persero)—yang miring ke arah barat daya sekitar 2 derajat.  

Dijelaskan Kepala Sub Seksi Operasi Pangkalan PLP, Djumari, tugas kedua kapal antara lain melakukan pengawasan khususnya apabila terjadi pencemaran lingkungan dari tumpahan minyak. Juga untuk melakukan sterilisasi di area anjungan, dari lintasan kapal-kapal nelayan, kapal barang maupun kapal lainnya. “Sebagaimana kita kemukakan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, bahwa Pangkalan PLP siap untuk membantu pelaksanaan pekerjaan bawah air. Termasuk diantaranya mengantisipasi adanya pencemaran laut akibat tumpahan minyak,” ungkapnya menceritakan rapat di kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Kamis (5/10) lalu.

Selain Pangkalan PLP, beberapa instansi terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Kantor Kesyahbandaran Pelabuhan Utama Tanjung Perak (Koordinator), Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Surabaya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik serta Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Telaga Biru (Koordinator Wilayah).  

Adapun jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan selama perbaikan meliputi pemotongan pipa pada posisi platform PHE 12, mengangkat rig dan mengawal menuju penempatan sementara di pelabuhan Balikpapan, perbaikan pipa yang bocor di titik pengeboran dan mengembalikan anjungan pada posisi semula.(iwan/mahfud)              

                             

      

    

Read 437 times

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

3868922
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
472
2052
35724
3868922

Your IP: 107.20.120.65
Server Time: 2017-12-18 06:15:24