Selasa, 25 Juli 2017 19:07

Otoritas Pelabuhan Tertibkan Bongkar Muat Sapi Gantung Sling

Suaramandiri .com (surabaya)   Pelabuhan perak-kegiatan bongkar sapi dengan sling tanduk terulang lagi,terkait dengan pelanggaran tersebut Candra Irawan kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung perak menghindar dikonfirmasi. Bapak tidak di tempat silahkan ke pak Thoyib saja,ungkap salah satu staf kepala Otoritas Pelabuhan.
"ketentuan Bonkar muat hewan (sapi) sudah punya aturan tersendiri sesuai SOP (Standart Operasi Prosedur) yang tidak boleh di langgar jika masih ada yang melanggar akan kita tertibkan. Kalau ada pbm yang masih nekat melakukan kegiatan bongkar muat sapi dengan cara gantung sling tolong laporkan ke kantor Otoritas pelabuhan akan kita tindak tegas"

Hal ini di ungkapkan Thoyib Plt kabid operasional dan lalulintas laut kepada wartawan ketika di temui di ruang kerjanya senin (24/7). Terkait dengan kegiatan PBM yang melakukan bongkar sapi dengan menggeret pakai sling dari kapal perahu Cahaya nirmala 2 di depan pos 4 pelabuhan kalimas dengan cara menggantung dan menggeret sapi dari atas kapal hingga ke atas truk merupakan pelanggaran yang harus ditindak lanjuti.

Setiap informasi yang masuk akan langsung kita tindak lanjuti,saya sudah perintahkan anggota supaya kegiatan bongkar sapi dengan gantung sling langsung di hentikan karena tidak sesuai aturan SOP". Ketika di tanyakan sangsi apa yang diberikan terhadap PBM dan Perusahaan pelayaran yang melanggar aturan tersebut? "Mengenai sanksi,sampai saat ini belum ada sanksi melainkan teguran dan aksi penyetopan ketika kegiatan itu berlangsung,kita sudah berulangkali memperingatkan PBM semacam ini tapi masih saja ada yang membandal,tapi tetap kita tertibkan. Sebelumnya terima kasih atas informasinya ya" ungkapnya kepada wartawan. 

Disisilain salah satu pengurus dilapangan mengungkapkan,pihaknya terpaksa menempuh cara cara yang tidak sesuai aturan,karena keterbatasan sarana prasarana alat angkut yang tersedia,sesuai aturan kita harus menggunakan kapal khusus atau tol laut pengangkut ternak, akan tetapi keberadaan kapal khusus angkut ternak tol laut yang tersedia sangat terbatas,sehingga kita menggunakan alat angkut tradisional seperti ini" ungkapnya. (A saragih/fud)

Read 219 times

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

3862601
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
2394
2429
29403
3862601

Your IP: 54.83.122.227
Server Time: 2017-12-14 22:02:25