Senin, 31 Oktober 2016 09:04

Parkir liar Di Bekas Gudang Pelabuhan Kalimas Jadi Ajang Pungli

Rate this item
(0 votes)

Suaramandiri .com (Surabaya)  - Parkir liar di bekas gudang Pelabuhan kali mas jadi ajang pungli para oknum penguasa di Pelindo III Cabang Tanjung Perak. sejumlah gudang di kalimas di bongkar tiga bulan lalu sebagai tindak lanjut rencana revitalisasi pelabuhan kali mas. tapi karena lambat nya kinerja revitalisasi membuat lahan bekas gudang ini di alih fungsikan oleh oknum untuk memperkaya diri,ratusan truk,trailer,truk container di tampung di bekas gudang di sekitar pos tiga,pos empat,hingga di pos lima.

menurut sumer di lapangan tarif parkir berpariasi mulai dari Rp.15.000 sampai dengan Rp.25.000 di kelola waker di setiap eks gudang,sebagian di setor kan ke pihak oknum yang berkuasa di pelabuhan. kalau tidak kegiatan ini akan di obrak dan ditertibkan,karena tidak sesuai peruntukan lahan. namun kerja sama sopir yang butuh tempat parkir di sambut baik para waker karena mereka kehilangan pekerjaan sejak gudang tempatnya bekerja di bongkar,lalu mereka bekerja sama dengan oknum pejabat di Pelindo tiga. dengan kerjasama seperti ini bisnis parkir liar berjalan lancar tanpa harus tersentuh patroli security (satpam Pelindo) yang di komandani AKBP.Pariadi Sayat. Padahal sebelumnya tim penertiban ini sangat getol melakukan operasi mereka mengeluarkan truk yang kedapatan parkir di dalam pelabuhan bahkan hingga menggembosi semua roda truk maupun treiler pokonya gak ada ampun. saat di pantau di lapangan satu minggu terakhir rata rata 25 sampai 30 truk permalam disana ada lima bekas gudang yang dijadikan lahan parkir.

 selain di eks gudang di pinggir jalan dalam pelabuhan kalimas juga banyak kendraan truk,trailer petikemas yang bermalam parkir di sana. kalau di hitung dengan rata rata 100 unit truk saja yang parkir dalam satu malam dengan tarif parkir rata rata Rp.20.000 per truk per malam maka dalam satu bulan uang yang beredar Rp.60.000.- masuk kantong oknum mulai dari bawah sampai oknum pejabat.di Pelabuhan. ketika dicek di bagian properti Pelindo cabang Tanjung perak,mengatakan belum ada perpanjangan atau kontrak baru HPL (Hak pengelolaan Lahan) pada bekas gudang tersebut,kalau pun nanti di perpanjang harus sesuai peruntukan lahan. karena pelabuhan kalimas ini akan di revitalisasi tuturnya singkat.

 Terkait dengan pungli parkir liar di pelabuha ini GM Pelindo III Cabang utama Tanjung Perak Joko Noerhudha belum bisa di konfirmasi,bapak lagi rapat di luar ungkap salah satu petugas security di meja piket.demikian pula Deputy operasional Bambang Hasbullah juga tidak berada di ruangan. tak satupun pejabat Pelindo Cabang tanjung Perak yang mau berkomentar masalah pungli ini. selain parkir liar proyek pembongkaran puluhan gudang di pelabuhan ini juga menjadi sorotan publik,sebab yang di tunjuk sebagai kontraktor (pemborong) oleh Pelindo adalah orang yang punya posisi strategis di bidang pengamanan dan penertiban di kantor Cabang Pelindo Tanjung Perak. padahal mekanisme pengerjaan pembongkaran gudang selalu harus nya di lelang. Untu mengantisi pasi pungli ini Perlu tindakan tegas dari Direksi Pelindo III jangan gara gara kepentingan seseorang rusak citra institusi.  (Sar)

Read 370 times Last modified on Senin, 31 Oktober 2016 09:14

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

2331303
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
4861
10321
183707
2331303

Your IP: 54.225.42.99
Server Time: 2017-04-23 22:55:35