Senin, 09 April 2018 21:49

75 Ijazah Murid 2016 Dan 2017 SMPN 4 Kepanjen Malang Belum Diserahkan

Tampak suasana rapat dewan guru dan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang di SMPN  4 Kepanjen ,Malang Tampak suasana rapat dewan guru dan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang di SMPN 4 Kepanjen ,Malang

Suaramandiri .com (Malang)     Sebanyak 75 Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) alias Ijazah milik siswa/siswi yang telah lulus SMP Negeri 4 Kepanjen, Malang, Jawa Timur tahun pelajaran 2016 dan 2017 dikabarkan belum diserahkan pihak sekolah tersebut. Anehnya, kasus penahanan ijazah itu justru hanya SMPN 4 Kepanjen yang mendapat rekor dengan tiga komite.

Dra. Puji Harwati, M.Pd, Kepala Bidang Sekolah Menengah pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang ketika dikonfirmasi reporter media ini di ruangan kerjanya, Senin (9/4) tidak mau berkomentar terkait waktu pembentukan komite sekolah oleh pihak Dindik Kabupaten Malang yang kemudian diberikan kepada SMPN 4 Kepanjen.

Drs. Puji Harwati mengatakan, bahwa yang boleh melihat data-data hanya Agung. “Kami no comment, kita satu pintu”, kata Puji Harwati tanpa menjelaskan yang dimaksud satu pintu tersebut disaksikan oleh staf dan juga kepala SMP lain.

Menurut laporan reporter media ini, terkait waktu pembentukan tiga komite di SMPN 4 Kepanjen, satu-satunya SMPN di Kabupaten Malang yang mendapat tiga komite yang kemudian bermasalah dengan menahan 75 ijazah murid lulusan 2016 dan 2017 beserta kepala sekolah tersebut, Drs. Rahmad, MSi.

Padahal berdasar catatan reporter media ini, pembentukan komite SMPN 4 Kepanjen pada 17 Februari 2017 dan dikukuhkan dengan periode 2017 – 2019. Namun motif penahanan puluhan ijazah lulusan SMPN 4 Kepanjen tersebut hingga berita ini ditayangkan belum mendapat konfirmasi yang jelas. (Usamah)

 

Read 708 times Last modified on Senin, 09 April 2018 22:21

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

4263091
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
2121
3636
92428
4263091

Your IP: 23.20.165.182
Server Time: 2018-04-26 14:27:49