Sabtu, 08 April 2017 08:27

Percepat Proses Pembukaan Rekening Investor, 98 Pelaku Industri Pasar Modal Segera Gunakan Perangkat Baca KTP Elektronik

Rate this item
(0 votes)
Suaramandiri .com (Jakarta)  – Pada November 2016 lalu, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan salah satu inisiatif pengembangan pasar modal dalam hal penggunaan dataDirektorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri untuk percepatan pembukaan rekening investasi. Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara 98 pelaku industri pasar modal dengan Ditjen. Dukcapil. Menindaklanjuti kerja sama tersebut, hari ini (6/4),KSEI melakukan seremoni penyerahan Perangkat Baca KTP Elektronik (Card Reader) kepada Perusahaan yang telah bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil. 
 
Penyerahan Card Reader  secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi kepada perwakilan pelaku industri pasar modal yakni PT BNI Sekuritas,PT Mandiri Manajemen Investasi dan PT XDana Investa Indonesia.  Ketiganya mewakili 98 pelaku industri pasar modal yang terdiri dari Perusahaan Efek, Manajer Investasi dan Agen Penjual. Seremoni penyerahan Card Reader tersebut disaksikan oleh Agus Saptarina, Direktur Pengawasan Lembaga Efek, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Direksi dan Komisaris Self Regulatory Organization. Selain kepada para pelaku industri pasar modal, pada Januari 2017, KSEI melakukan penyerahan Card Reader kepada Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia.
 
Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi menyatakan, “Dengan dilakukannya penyerahan Card Reader kepada 98 Perusahaan, harapan kami agar para perusahaan tersebut segera menindaklanjuti dengan mengembangkan aplikasi untuk  proses pembukaan rekening Efek yang lebih mudah dan cepat.” 
 
Friderica menambahkan, pemanfaatan data kependudukan melalui penggunaan Card Reader KTP Elektronik ini bertujuan untuk percepatan pembukaan rekening investor di pasar modal yang sebelumnya memerlukan waktu beberapa hari menjadi kurang dari 30 menit. 
 
“Hal ini tentu saja memberikan kontribusi yang luar biasa untuk memajukan iklim investasi di Pasar Modal Indonesia, dimana investor tidak lagi kehilangan momen untuk berinvestasi karena proses pembukaan rekeningnya belum selesai. Harapannya hal ini akan semakin meningkatkan animo masyarakat untuk berinvestasi, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan  jumlah investor di Pasar Modal Indonesia” ujar Friderica dalam rilis yang media ini terima (07/04/2017).
 
Pemanfaatan Card Reader ini juga memberikan kemudahan bagi investor yang berada di luar pulau Jawa yang sering mengeluhkan lamanya waktu untuk pembukaan rekening investasi. Meski kantor cabang Perusahaan Efek tidak tersedia di wilayah tertentu, namun proses pembukaan rekening Efek dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dengan menggunakan Card Readerbahkan untuk area terpencil sekalipun. 
 
Agus Saptarina, Direktur Pengawasan Lembaga Efek OJK menyatakan “Terselenggaranya seremoni penyerahan card reader kepada para pelaku pasar modal hari ini merupakan bukti komitmen bersama regulator pasar modal dalam mengembangkan infrastruktur pasar modal, khususnya untuk meningkatkan kualitas data investor. Pemanfaatan data kependudukan oleh para pelaku industri pasar modal diharapkan selain dapat mempercepat pembukaan rekening Efek dan penerbitan nomor SID, juga penting untuk proses pengawasan.”
 
Acara seremoni tersebut dilanjutkan dengan sesi pelatihan penggunaan Card Reader yang diikuti oleh 98 Perusahaan secara menyeluruh.  (pandu/fud)

 

Read 110 times

Glovy Cat Care

 

 

Pengunjung

2591766
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Total
2404
6855
210646
2591766

Your IP: 54.196.24.102
Server Time: 2017-05-27 03:56:07