1500 Relawan GMDM Hadiri Road Show Gerakan Anti Narkoba

0
109

Suaramandiri .com (surabaya)   – DPW Gerakan Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Kota Surabaya menggelar kegiatan Road Show Gerakan Anti Narkoba yang diselenggarakan di Lantai LG Pasar Turi Baru, Surabaya, Minggu (10/3).

Acara yang dibuka dengan kesenian musik angklung dari Anak Jalanan Community Rakyat Jelata itu dihadiri sekitar 1500 volunteers (relawan) GMDM se-kota Surabaya.

Ketua DPW GMDM Kota Surabaya Yayuk Sri Wahyuningsih, ST., menjelaskan kegiatan tersebut bukan hanya sekedar euforia saja, melainkan sebagai bentuk kepedulian GMDM Kota Surabaya terhadap bahaya dari kejahatan narkoba.

“Kegiatan kali ini adalah yang kesekian kalinya diadakan oleh GMDM kota Surabaya, kegiatan ini juga bukan hanya untuk euforia atau sekedar senang-senang saja, melainkan sebagai bentuk untuk mengajak masyarakat agar terhindar dari bahaya narkoba,” kata Yayuk kepada wartawan ditemui disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut dijelaskan Yayuk, kegiatan ini juga sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat yang selama ini kurang memahami tentang korban penyalahguna narkoba yang harus berakhir di penjara.

Untuk itu, Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Equitas Setara bekerjasama dengan GMDM kota Surabaya ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat Surabaya terhadap bahaya dan dampak dari narkoba.

“Dengan kegiatan ini kami ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Surabaya, terkait dampak dan akibat dari narkoba, melalui kegiatan roadshow ini kami ingin gencar mensosialisasikan bahaya narkoba yang sampai saat ini sudah dilakukan di 184 titik di seluruh kota Surabaya,” terang Yayuk.

Yayuk berharap dengan kegiatan ini masyarakat semakin memahami dampak dan akibat menggunakan narkoba.

Selain itu, Yayuk juga menekankan kepada masyarakat agar tidak takut melaporkan anggota keluarganya yang menjadi korban penyalahguna narkoba.

“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat semakin paham tentang bahaya narkoba, dan juga masyarakat paham bahwa korban narkoba tidak semuanya harus ditangkap, melainkan diberikan edukasi dan rehabilitasi agar terbebas dari ketergantungan narkoba,” tegas Yayuk.

Agus Triwiyono, S.Pd., selaku Ketua GMDM Jawa Timur mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh DPW GMDM Surabaya itu.

Menurutnya kegiatan ini sangat bagus dalam melakukan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, kami juga salut dengan Ketua DPW GMDM Surabaya Ibu Yayuk, yang selalu berhasil dalam menggelar acara, karena selalu ramai dan heboh,” ungkap Agus ketika memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Agus juga berpesan kepada volunteers GMDM yang hadir agar selalu memperhatikan anak-anak dan keluarga di rumah.

“Jangan sampai anak-anak kita, keluarga, saudara kita terjebak dalam jerat narkoba, karena kejahatan narkoba sekarang ini sudah menyerang masyarakat dari berbagai kalangan, baik itu kalangan orang biasa, orang kaya, bahkan kalangan pejabat sudah ada yang menjadi korban penyalahguna narkoba,” terang Agus.

Agus juga meminta agar masyarakat segera melaporkan ke institusi terkait bila ada keluarga yang terindikasi menjadi penyalah guna narkoba.

“Segera laporkan jika menemui ada keluarga yang terindikasi menggunakan narkoba, jika takut melapor ke Polisi bisa melalui GMDM Surabaya, agar segera dilakukan pengobatan,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pembina GMDM Jatim dr. Aad Harhara mewanti-wanti agar jangan sampai menyentuh narkoba.

Karena sekali bersentuhan dengan narkoba maka resikonya sangat tinggi sekali.

Selain dapat merusak masadepan narkoba juga dapat merusak kesehatan, bahkan dapat menyebabkan kematian.

“Menyentuh narkoba berarti mati,
pemakai narkoba sama dengan mati, oleh karena itu GMDM harus gencar melakukan sosialisasi pencegahan narkoba, karena mencegah lebih baik dari mengobati,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Rehabsos Equitas Setara, Sudiro Husodo dalam sambutannya mengatakan bahwa narkoba adalah musuh terbesar di Surabaya.

“Sudah ada sepuluhan ribu korban narkoba yang didampingi oleh Rehabsos Equitas Setara dalam proses rehabilitasi, untuk itu kita harus waspada dengan peredaran narkoba, jangan sampai keluarga kita menjadi korban narkoba,” katanya.

Untuk itu Sudiro berpesan kepada volunteers GMDM kota Surabaya yang hadir agar segera melaporkan jika mengetahui ada keluarga yang terkena narkoba.

“Awasi keluarga di rumah, jangan sampai mereka terkena narkoba, jika ada keluarga yang terindikasi menggunakan narkoba, segera melapor agar segera diobati,” tuturnya.

Sudiro juga meminta kepada peserta roadshow gerakan anti narkoba agar menjadi pelopor kegiatan anti narkoba di tempat tinggalnya, dengan menyampaikan pengetahuan yang didapat dari pembicara yang menjadi narasumber dalam acara ini.

“Sampaikan pengetahuan yang Ibu peroleh dari kegiatan ini, terkait dampak dan bahaya narkoba kepada keluarga dan tetangga di rumah, jangan sampai ada keluarga yang menjadi korban narkoba,” tukasnya.

Hery Setia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here